1. Berbagai faktor mendorong perluasan pasar kacamata global.
Seiring dengan peningkatan standar hidup masyarakat dan meningkatnya permintaan perawatan mata, permintaan masyarakat akan kacamata sebagai aksesoris dan pelindung mata semakin meningkat, dan permintaan akan berbagai produk kacamata juga meningkat. Permintaan global untuk koreksi optik sangat besar, yang merupakan permintaan pasar paling mendasar untuk mendukung pasar kacamata. Selain itu, tren penuaan penduduk global, peningkatan terus-menerus tingkat penetrasi dan waktu penggunaan perangkat seluler, meningkatnya kesadaran konsumen akan perlindungan penglihatan, dan konsep baru konsumsi kacamata juga akan menjadi pendorong penting bagi perluasan pasar kacamata global yang berkelanjutan.
2. Skala pasar global produk kacamata secara keseluruhan telah meningkat.
Dalam beberapa tahun terakhir, dengan terus meningkatnya pengeluaran per kapita global untuk produk kacamata dan bertambahnya jumlah penduduk, ukuran pasar global produk kacamata terus berkembang. Menurut data Statista, sebuah lembaga riset global, ukuran pasar global produk kacamata telah mempertahankan tren pertumbuhan yang baik sejak tahun 2014, dari US$113,17 miliar pada tahun 2014 menjadi US$125,674 miliar pada tahun 2018. Pada tahun 2020, di bawah pengaruh COVID-19, ukuran pasar produk kacamata pasti akan menurun, dan diperkirakan ukuran pasar akan turun kembali menjadi US$115,8 miliar.
3. Distribusi permintaan pasar produk kacamata global: Asia, Amerika, dan Eropa adalah tiga pasar konsumen terbesar di dunia.
Dari perspektif distribusi nilai pasar kacamata, Amerika dan Eropa adalah dua pasar utama di dunia, dan proporsi penjualan di Asia juga meningkat, secara bertahap menduduki posisi penting di pasar kacamata global. Menurut data Statista, sebuah lembaga riset global, penjualan di Amerika dan Eropa telah menyumbang lebih dari 30% dari pasar global sejak tahun 2014. Meskipun penjualan produk kacamata di Asia lebih rendah daripada di Amerika dan Eropa, perkembangan ekonomi yang pesat dan perubahan konsep konsumsi masyarakat dalam beberapa tahun terakhir telah menyebabkan peningkatan penjualan produk kacamata yang substansial di Asia. Pada tahun 2019, pangsa penjualan telah meningkat menjadi 27%.
Terdampak oleh situasi epidemi pada tahun 2020, Amerika, Eropa, Afrika, dan negara-negara lain akan menerima dampak yang besar. Berkat langkah-langkah pencegahan dan pengendalian epidemi yang relevan di Tiongkok, industri kacamata di Asia akan mengalami dampak yang kecil. Pada tahun 2020, proporsi penjualan pasar produk kacamata di Asia akan meningkat secara substansial. Pada tahun 2020, proporsi penjualan pasar produk kacamata di Asia akan mendekati 30%.
4. Potensi permintaan global untuk produk kacamata relatif kuat.
Kacamata dapat dibagi menjadi kacamata miopia, kacamata hiperopia, kacamata presbiopia dan kacamata astigmatisme, kacamata datar, kacamata komputer, kacamata pelindung, kacamata malam, kacamata olahraga, kacamata hitam, kacamata mainan, dan produk lainnya. Di antara produk-produk tersebut, kacamata jarak dekat merupakan segmen utama industri pembuatan kacamata. Pada tahun 2019, WHO merilis Laporan Dunia tentang Penglihatan untuk pertama kalinya. Laporan ini merangkum perkiraan jumlah beberapa penyakit mata penting yang menyebabkan gangguan penglihatan secara global berdasarkan data penelitian terkini. Laporan tersebut menunjukkan bahwa miopia adalah penyakit mata yang paling umum di seluruh dunia. Terdapat 2,62 miliar orang dengan miopia di dunia, 312 juta di antaranya adalah anak-anak di bawah usia 19 tahun. Tingkat kejadian miopia di Asia Timur tinggi.
Dari perspektif miopia global, menurut prediksi WHO, jumlah penderita miopia global akan mencapai 3,361 miliar pada tahun 2030, termasuk 516 juta orang dengan miopia tinggi. Secara keseluruhan, potensi permintaan produk kacamata global akan relatif kuat di masa mendatang!
Waktu posting: 27 Februari 2023